Home » » MEMAHAMI QIROATI

MEMAHAMI QIROATI

Written By sdit mutiarahati on Saturday, 22 December 2012 | 05:00


MEMAHAMI QIROATI



Jika Anda seorang ustadz atau ustadzah, atau seorang santri atau santriwati yang memakai Qiroati, maka WAJIB membaca dan memahami beberapa petunjuk dibawah ini....

Ada dua wasiat yang disampaikan oleh bapak H. Dachlan salim Zarkasyi untuk pada guru Al-Qur'an (khususnya pemakai Qiroati) sewaktu beliau masih di rumah sakit, yaitu :

Yang pertama, bahwa guru ngaji harus melaksanakan tiga hal utama :
a. guru ngaji harus sabar dan ikhlas
b. guru ngaji harus sering tahajud
c. guru ngaji harus sering tadarus al-Qur'an 

Yang kedua, bahwa Qiroati tidak boleh dinyok-nyokke (disodor-sodorkan),Qiroati diberikan hanya kepada yang mau, jangan diberikan kepada yang tidak mau, maksudnya? mereka yang mau adalah mereka yang mau mengikuti aturan main yang telah Bapak H. Dachlan salim Zakarsyi tetapkan, mereka yang tidak mau adalah mereka yang tidak mengikuti aturan mainnya, walaupun mereka telah memakai Qiroati cukup lama.

Tujuan dari Buku Qiroati 
a. menjaga dan memelihara kehormatan dan atau kesucian Al-Qur'an dari segi bacaan yang     benar (tartil) sesuai dengan kaidah tajwid.
b. Menyebarkan ilmu baca Al-Qur'an bukan menjual buku.
c. mengingatkan guru ngaji agar berhati-hati dalam mengajar Al-Qur'an.
d. Meningkatkan mutu (kwalitas) pendidikan atau pengajaran Al-Qur'an.

Target dari Buku Qiroati 
Target yang diharapkan dengan Qiroati adalah seseorang (siswa/santri) akan mampu membaca Al-Qur'an dengan bacaan tartil sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
a. Dapat membaca Al-qur'an dengan tartil yang meliputi :
     - Makhraj sebaik mungkin
     - Mampu membaca Al-Qur'an dengan bacaan yang bertajwid.
     - Mengenal bacaan gharib dan bacaan yang musykilat.
     - Hafal (faham) ilmu tajwid praktis.
b. Mengerti shalat, bacaan dan praktisnya.
c. Hafal surat-surat pendek, minimal sampai adh dhuha.
d. Hafal doa-doa pendek (doa sehari-hari).
e. Mampu menulis arab dengan baik dan benar. 




Sarat Menjadi Guru Qiroati

1. Syarat menjadi guru
Syarat untuk menjadi guru ngaji menggunakan Qiroati adalah yang bersangkutan harus :
a. Lulus tashih
b. Mengikuti pembinaan metodologi pengajaran Qiroati

2. Standar Sayahadah
Untuk guru ngaji yang menggunakan Qiroati jilid 1 sampai jilid enam diperlakukan  persyaratan syahadah.

3. Tadarus
Adanya hubungan silaturahmi antar guru yang diwujudkan dalam bentuk tadarus (saling menyimak bacaan) dan diskusi antar guru ditiap lembaga minimal sebulan sekali, ditingkat kecamatan sebulan sekali dan ditingkat kabupaten setiap tuga bulan sekali.

sumber diambil dari "Memahami Qiroati" yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Al-Qur'an RAUDHATUL MUJAWWIDIN SEMARANG

link : http://pakjokocakep.blogspot.com/2012/03/memahami-qiroati.html
Share this article :

0 comments:

Kotak Pesan



 
Modified by : Creating Website
Copyright © 2013. SDIT Mutiara Hati Banjarnegara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger